KETIKA PORNOGRAFI DIAGUNG-AGUNGKANTulisanku bukan alas kaki untuku melangkah lebih ..coretanku bukan amarah yang menutupi segala kekuranganmu...izinkan aku berkata sebelum engkau mengatakan sesuatu..izinkan aku berteriak sebelum engkau teriakan salahmu... jangan kau bungkam mulut sang pembual jangan kau coba tutupi semua yang ada di hadapanmu... bukankah itu hak ..?Sepertinya apa yang aku katakan, semuanya sama seperti yang mereka teriakan.. zaman tak ubahnya sebuah teka-teki, ada kalanya kita harus turun karna semua yang kita buat.. kemudian kita harus berjalan mendatar seperti arus yang mengikuti sungai.. fikirku lelah, ragaku terasa terusik oleh ulahmu..tapi apa, ragaku cuma bisa terdiam, fikisku cuma bisa terpaku dan terus lelah..Seperti ibu yang akan selalu sabar dengan anaknya... <"kamu tau"> bisik mereka lirih.. <"semuanya telanjang"> <"semuanya asyik tersenyum melihat dirinya sendiri"> ...........<"apa yang mereka pertontonkan"> jawab batinku semakin lirih... aku merasa ini sebuah bencana.... tapi dari sudut hati ini berkata <" itu yang harus kamu tonton"> <" itu yang ada pada mereka adalah sebuah keindahan">...... semakin memacuku untuk terus bertanya... <"sebenarnya siapa yang harus aku percaya">....Sementara hatiku bergejolak dengan segala pertanyaan dan jawaban mana yang aku pilih.. aku mendengar disana semua berteriak merebut kebenaran, semua berkata aku yang harus kau ikuti..
Sampai akhirnya aku lelah.... kenapa setiap orang hanya berbicara tentang itu... PORNOGRAFI...simpan semua ocehanmu tentang dia...negaraku tak pantas kau jadikan aib.. kmu sombong atas kelakuanmu..kamu fikir itu indah..kamu fikir itu sempurna...Kamu salah, jika menganggapnya begitu.. kamu tak lebih dari sesuatu yang sangat direndahkan, !! UHHHH... Aku lebih menganggap ini adalah panggung sandiwara...suatu saat pasti berubah ceritanya..hari ini mereka asyik berbicara ini, melakukan itu, esok sudah lain yang mereka bicarakan. . . yang terjadi memang aneh,,, jujur dari satu sisi saya meyakini bahwa ini sensasi.. tapi dari sisi lain saya benci dengan semua itu... apa yang mereka dapat dari aksi yang mereka lakukan...
Apa kamu merasa bangga..keiindahan tubuhmu dipertontonkan..atau kamu merasa puas setelah kamu sendiri menikmatinya... terlalu banyak yang berbicara .... lihat disamping " kamu bukan dia kan " Aku ada beberapa pertanyaan yang tidak harus kamu jawab... "Kamu merasa kalo dirimu itu Tontonan" "kamu merasa kalo kamu itu hebat".... haiiiiiiiii aku tidak marah...tidak inginmencacimu, tapi coba lihat ke belakangmu...lihat masa lalu kamu.... coba berfikir setelah apa yang kamu rasain dulu....coba lihat seberapa susahnya IBU kamu melahirkan, merawat, dan mencoba menutupi tubuhmu saat kau dingin... apa sekarang kamu akan pertontonkan itu.., akhirnya mereka juga angkat bicara... NEGARA. MUI. RAKYAT... semua angkat bicara hanya untuk apa..untuk melihat kamu yang lebih bae....

Terakhir aku akan mengisi coretan ini ...terakhir pula aku bersimpati dengan keadaan...
LIhat aku dengan lelahku, penat ku karena mu... tapi sungguh kusimpan rapi aib dan jera mu..hingga ada yang mengutuk ulah kecilmu, puisiku menarilah diatas deritanya... sajaku berbicaralah di dalam gundahnya... bukan tubuh manismu yang ingin kulihat.. bukan gaya erotismu yang ingin ku raih.. tapi jiwa yang penuh dosa itu yang ingin ku buang... terima kasih kau telah memberiku inspirasi untuk yang terjadi... maaf kau tak ubahnya seperti aku ... hina dan tak pernah ada nilainya..... !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
No comments:
Post a Comment